Zarco Tak Ingin Pengalaman Buruknya Di GP Belanda Terulang Lagi Musim Ini

Johann Zarco, Tech3 Yamaha. (sumber gambar: www.motogp.com)

Johann Zarco memang punya pengalaman memilikukan ketika membalap di MotoGP Belanda tahun lalu. Rider Tech3 Yamaha itu tak mau pengalaman buruknya itu terjadi lagi tahun ini, bahkan dia bertekad finis di barisan depan.

Tahun lalu, Zarco berhasil memperoleh pole position di MotoGP Belanda itu. Mulai balapan dari posisi paling depan, ia memimpin di Sirkuit Assen selama 11 lap. Namun, hujan mengguyur lintasan.

Hal ini tentu saja membuat Zarco khawatir, terutama takut crash. Maka dari itu ia memutuskan untuk masuk pit late dan mengganti motornya.

Pilihan Zarco untuk mengganti motornya itu ternyata benar-benar keliru guys. Hujan hanya turun sebentar saja. Hal ini tentu saja menguntungkan pembalap-pembalap lainnya yang menggunakan bahan slick.

Sementara itu, Zarco sudah terlanjur memakai ban basah harus tercecer dan hanya mampu finis di urutan ke-14. Nah, menjelang MotoGP Belanda 2018 pada Minggu nanti, Zarco sangat menghaapkan peruntungan yang lebih baik.

"Balapan tahun lalu sulit karena sedikit hujan dan saya khawatir mengalami crash, jadi saya mengambil keputusan yang salah dengan kembali ke pit." ucap Zarco yang dilansir dari Crash.net pada Selasa (26 Juni 2018).

"Jadi, tahun ini saya akan melihat cuacanya seperti apa.

"Saya ingin berada di puncak. Saya pikir tereknya juga bagus buat Yamaha.

"Valentino (Rossi) selallu sangat tangguh di sana dan itu berati saya juga bisa melakukan hal-hal hebat dengan motor saya.

"Oleh sebab itulah saya akan mencoba menggeber motor sepanjang waktu dan bahkan jika hujan turun dalam balapan, saya akan tetap gas pol slupaya ada di barisan depan," ujar Zarco.

Saat ini, Zarco berada di urutan keempat pada klasemen sementara MotoGP 2018 dengan mengumpulkan 73 poin. Ia berada di bawah Marc Marquez dengan mengoleksi 115 point, Rossi 88 poin, dan Vinales 77 poin.

Previous
Next Post »