Vinales: "Yamaha Tak Akan Juara Dunia Jika Masih Lemah di Lintasan Basah"

Vinales: "Yamaha Tak Akan Juara Dunia Jika Masih Lemah di Lintasan Basah"

Maverick Vinales (Movistar Yamaha) mengungkapkan bahwa Yamaha tidak akan kompetitif dalam perebutan juara MotoGP jika masih lemah pada lintasan basah. Hal itu terbukti pada GP Misano akhir pekan lalu dimana para rider Yamaha berada di belakang Ducati dan Honda.

Maverick Vinales menjadi andalam tim Movistar Yamaha pada MotoGP San Marino menyusul absennya Valentino Rossi. Kendati demikian, Vinales hanya mampu finis di posisi keempat di belakang Marc Marquez, Andrea Dovizioso bahkan Dani Petrucci.

Sama seperti pada latihan bebas dan kualifikasi, Vinales memakai sasis prototipe 2018. Sebelumnya Vinales mengungkapkan bahwa sasis ini sangat membuatnya rileks ketika mengendarai M1 ditambah kondisi lintasan yang kering waktu itu. Alhasil ia berhasil merebut pole position dari tangan Dovi dan Marquez.

“Menurut saya, kami banyak meningkat di lintasan kering, dengan banyak konsistensi. Saya memakai ban hard yang tidak saya sukai saat FP4, dan kami punya kecepatan bagus. Kami telah melakukan pekerjaan baik,” papar Vinales yang dilansir dari Motorsport.com pada Jumat (15/09/2017).

Namun sayangnya, The Top Gun tak mampu mengimbangi kekuatan Marc Marquez dan Andrea Dovizioso di lintasan basah. Bahkan Vinales harus kalah dari rider tim satelit Ducati, Danilo Petrucci.

Dengan kondisi demikian, Vinales langsung angkat bicara. Menurutnya, Yamaha harus kembali berbenah agar kembali kompetitif bersama Ducati dan Honda. Hal itu perlu dilakukan apabila ingin memenangi kejuaran.

Sekarang kami mencoba untuk memperbaikinya di lintasan basah, karena Marc dan Dovi selalu di depan. Dan jika kami ingin memenangi kejuaraan, kami harus di depan juga.” Ungkapnya.

Dengan finis keempat, Vinales hanya mengumpulkan 13 poin. Namun ia masih tetap di posisi ketiga dengan selisih 16 poin dari Marc Marquez dan Andrea Dovizoso.

Previous
Next Post »