Kecewa dengan Hasil Paruh Musim, Vinales Beberkan Penyebabnya

Monday, July 24, 2017

Kecewa dengan Hasil Paruh Musim, Vinales Beberkan Penyebabnya

Maverick Vinales sangat kecewa melihat hasil yang diraihnya setelah balapan paruh musim usai. Hal ini sudah ia ekspresikan usai GP Jerman beberapa pekan yang lalu. Meskipun ia berhasil mengalahkan teman sekaligus rivalnya, Valentino Rossi, Vinales tetap kecewa dengan hasil tersebut.

Rider Spanyol tersebut menunjukkan wajah yang membingungkan  sebagaimana ia telah gagal merauk hasil maksimal saat melakoni seri ketujuh dan delapan.

Satu seri yang membuatnya sangat kesal adalah ketika mengaspal di Assen. Start dari posisi kesebelas dan menoreh hasil yang buruk merupakan sebuah kesalahan baginya. Momen di GP Assen ini merupakan momen utama bagi Vinales.

“Saya kecewa untuk itu. Kita kehilangan begitu banyak poin dalam empat balapan. Di Assen jika kondisinya normal lalu saya mungkin dapat menang namun akhirnya saya memulainya dari posisi kesebelas dan membuat kesalahan. Ini merupakan momen utama dari kejuaraan ini karena saya harus mengambil 12-13 point”.

Melihat hasil yang kurang memuaskan dari GP Assen dan seri-seri sebelumnya, Vinales berharap bahwa hal tersebut bisa dijadikan pelajaran supaya tim lebih berkembang lagi. Hal ini tentunya merupakan pembelajaran bagi Vinales demi menyongsong paruh musim kedua yang akan berlangsung dua pekan lagi.

“Di awal musim ini kita kuat dan selanjutnya kita harus belajar. Saya harap kita belajar! Saya yakin dan hari ini saya mengambil apa yang saya pelajari dari Assen dan tidak mengambil resiko begitu banyak. Saya ingin memberikan kemampuanku pada paruh musim kedua dari kejuaraan ini”.

Vinales sangat mengharapkan bahwa timnya dapat kembali seperti awal-awal musim seperti saat memenangkan balapan di GP Qatar dan Argentna. Menurutnya, hal ini tentunya bisa terwujud jika timnya terus berusaha dan belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya.

“rencananya harus diubah jika kita menginginkan seperti yang terjadi di paruh musim. Kita harus membuat balapan bekerja seperti sebelumnya. Itu adalah: jika kita dapat melakukannya dan kita akan di depan, memenangkan balapan dan kejuaraan seperti yang terjadi di Qatar dan Argentina”.

“Ini merupakan tahun pertama dimana saya berada di depan bertarung dalam kejuaraan dan saya mencoba untuk memberikan semua kemampuan terbaikku dalam semua kesempatan dan kadang-kadang kamu harus mendapatkan yang keempat kalinya, kelima, keenam dan di Asseen saya ingin menang”.

Mennghadapi paruh musim kedua, rider  22 tahun tersebut mengungkapkan dirinya akan kembali menjadi lebih kuat lagi meskipun di timnya sendiri memiliki banyak pengalaman. Hal itu tidak membuat Vinales goyah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam semua race yang akan datang.

“Jika mungkin ini merupakan tahun kedua dalam pertarungan kejuaraan lalu saya tidak harus mengambil resiko itu untuk kejuaraan ini dan sekarang saya akan memimpin lagi. Sesuatu seperti ini membuat kami belajar banyak; paling tidak untuk saya karena tim memiliki banyak sekali pengalaman! Itu terserah untukku untuk belajar dan kita akan melakukan pekerjaan baru. Saya akan mencoba untuk kembali menjadi kuat”.

Vinales dan Rossi melakoni uji coba sasi barunya selama dua hari yang dilakukan di Barcelona dan ketika rossi mengungkapkan dia menggunakan frame barunya di Assen dan Jerman, Vinales hanya memendam perasaannya ketika menjawab pertanyaan mengenai spek apa yang digunakan.

Itu bukan sasisnya. Bagaimanapun bahwa Vinales mengidentifikasi sebagaimana sebuah area dari setingan motor yang dibutuhkan untuk bekerja. Disini, dia menyoroti setingan elektronik M1 seperti suatu kebutuhan kerja dalam paruh musim kedua nanti.

“Bagaimanapun dalam balapan dimana kita berjuang untuk memodifikasi elektronik dan menurunkan kekuatan setiap balapannya dan sekarang terlihat seperti yang kita membutuhkan banyak tenaga dari elektronik! Dalam beberapa balapan kita mendapatkan beberapa kekecewaan dan kita menjaga garis sama dari elektronik sepanjang musim dan merubahnya sedikit”.


“Saya harap Michelin dan membawa ban yang sama untuk semua balapan dan kita bisa bekerja sungguh keras pada sistem elektronik, juga hari hari ini kita tidak 100% pada bagian elektronik, jadi kita butuh kerja dan mendapatkan keyakinan dengan ban dan dengan motor seperti kita punya pada awal-awal musim”. 



9:12 PM