Tanggapan Michelin yang Dituduh Bantu Rossi Meraih Gelar Juara Dunia MotoGP ke-10


Michelin tengah berada dalam situasi yang tersudutkan oleh tuduhan kontroversi dukungannya terhadap raihan gelar kesepuluh Valentino Rossi. Hal itu terjadi setelah mereka membawa ban tambahan keempat (kode #70 dengan permukaan yang lebih kaku) ke MotoGP Argentina akhir pekan lalu.

Pemasok ban resmi MotoGP ini sontak memberikan tanggapan akan tudingan itu. Piero Taramasso, selaku bos tertinggi Michelin di MooGP, menegaskan bahwa tujuan dari penambahan ban tambahan di GP Argentina adalah hanya untuk memenuhi keinginan sebagian besar pembalap.

Namun setelah dilakukan diskusi dengan Komisi Keselamatan (SC) di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada Jum’at lalu, penggunaan #70 akhirnya dibatalkan. Hal ini didasarkan atas opsi bisa pakai jika sebagian besar pembalap menginginkannya.

Michelin pun membantah jika mereka ingin memberikan ban tersebut kepada sebagian segelintir pembalap, seperti Valentino Rossi dan Andrea Iannone. Kedua pemblap itu mengeluh dengan performa ban depan motor mereka yang terlalu lembut saat MotoGP Qatar berlangsung.

Setelah berlangsungnya MotoGP Argentina, Michlelin dituduh telah mendukung Valentino Rossi demi merebut gelar juara dunia MotoGP yang kesepuluhnya. Namun Rossi sendiri tidak menghadiri saat pertemuan dengan Komisi Keselamatan di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

“Yang kami inginkan adalah untuk membuat para pembalap bahagia. Setelah pengujian musim dingin, hanya Rossi dan Iannone yang memberitahu ketidaknyamanan mereka dengan permukaan ban baru (2017 yang lebih lembut) dan mereka menyukai (permukaan) yang lebih kaku. Namun, dari hanya dua pembalap tadi, kami telah mengambil langkah,” tutur Taramasso yang dilansir dari Motorsport.

“Tapi setelah balapan di Qatar, enam pembalap lainnya telah mengatakan kepada kami bahwa mungkin ia (Valentino Rssi) benar. Jadi jumlah mereka (pembalap yang mengeluh dengan ban baru Micheln yang lebih lembut) bertambah jadi delapan, terlebih mereka berasal dari tim Yamaha, Aprilia, Suzuki, serta Honda,” imbuh Taramasso.

“Kami ingin mengambiil jalan yang benar untuk pengembangan ban, tanpa perlu untuk kembali (mengulang).” Tambah pria berpasor Italia tersebut.

Ada timbul kecurigaan juga yang datang dari pengamat MotoGP asal italia, Carlo Pernat, yang berkonsiparsi untuk menjegal Rossi menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Kejanggalannya itu terletak pada keterlambatan pengiriman ban Michelin kepada Rossi.

“Michelin membawa ban baru untuk dicoba di Argentina. Sayangnya, komisi keselamatan melarang seluruh pembalap menggunakan ban itu dan hal ini terasa tidak benar karena Rossi sedang mengalami kesulitan,” ujar Pernat, yang dilansir dari Tuttomotoriweb.


“Ban yang baru datang memang tidak diperbolehkan untuk digunaan etika balapan, tapi seharusnya pengiriman sudah dilakukan jauh hari sebelumnya. Sangat jelas ada sesuatu yang mencoa menghalangi Rossi disini,” sambung Pernat.
Previous
Next Post »