Sirkuit Termas de Rio Honda akan Terasa Spesial bagi Rossi

Sirkuit Termas de Rio Honda akan Terasa Spesial bagi Rossi

Seri kedua balapan MotoGP 2017 yang akan berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, akhir pekan ini, akan terasa sangat spesial bagi pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi. Sebab, ia akan menjalani balapan ke-350 sepanjang karirnya di dunia balapan.

Rossi sudah sangat tahu pahit manis ajang balapan paling bergengsi seantereo dunia ini. Total Sembilan gelar juara dunia yang diraih Rossi dari empat kelas berbeda (125cc, 250cc, 500cc, dan MotoGP) telah menjadi bukti bahwa ia merupakan pembalap yang garang dan tak patut untuk diabaikan.

Rossi memang meragukan memasuki musim ini. Performa kurang memuaskan sepanjang tes pramusim merupakan penyebab hal itu. Begitu pula saat menjalani sesi latihan bebas pertama hingga ketiga di sirkuit Losail jelang seri perdana MotoGP. Sebagian besar orang menuduh bahwa faktor usia yang mempengaruhi performa Rossi.

Akan tetapi, kearoganan Rossi belum habis. Memulai balapan pertama dari posisi ke-10, The Doctor berhasil menuntaskan balapan dengan melesat ke posisi terdepan dengan naik podium ketiga.

Hal ini tentunya tidak luput dari kematangan Rossi dan kepiawaiannya dalam menunggangi YZR-MI di arena pacuan kuda besi. Sampai saat ini, Rossi telah tercatat tampil sebanyak 349 balapan, dengan rincian 30 (125cc), 30 (250cc), 289 (500cc-MotoGP).

Menjelang MotoGP Argentina, para fans Rossi tentunya sangat menantikan kemenangan idolanya. Sebab, terakhir kali Rossi naik podium pertama adalah di MotoGP Cataluna, Barcelona, pada 5 Juni 2016 tahun lalu. Harapan sangat terbuka lebar bagi Rossi untuk balapan di Argentina mengingat dia terbilang akrab dengan situasi dan kondisi Sirkuit sejak MotoGP 2014 lalu.

Di musim 2015, Rossi bahkan menorehkan kemengangan di lintasan dengan panjang 4,8 km sehingga dirinya naik podium pertama. Rossi lantas melakukan selebrasi dengan mengenakan jersey timnas Argentina yang bertuliskan legenda sepak bola, Diego Maradona.

Nomor 10 merupakan nomor keramat bagi Maradona di tim nasioalnya, namun juga bisa diartikan Rossi sebagai incarannya yang kesepuluh untuk menorehkan gelar juara dunia. Namun sayang usahanya berantakan setelah terlibat perseturuan dengan Marc Marquez.



Previous
Next Post »