Jika Tidak Berbenah, Sirkuit Austin Akan Didiskualifikasi dari MotoGP

Saturday, April 29, 2017

Jika Tidak Berbenah, Sirkuit Austin Akan Didiskualifikasi dari MotoGP

Sejumlah besar para pembalap MotoGP mengeluh akan trek yang terdapat di COTA akhir pekan lalu. Pasalanya, trek tersebut bergelombang dan tidak rata sehingga menyulitkan para pembalap. Bahkan pembalap sekelas Dan Pedrosa pun mengatakan bahwa trek disana hampi menyerupai layout motocross.

Akhir-akhir ini ada pembalap lagi yang mengeluhkan kondisi di sirkuit Austin ini, itu adalah Aleix Espargaro. Pembalap Aprilia itu meyakini bahwa dalam kurun waktu 12 bulan mendatang sirkuit ini akan memburuk. Dengan demikian, kejuaraan MotoGP musim-musim selanjutnya tidak mungkin dilakukan lagi di sirkuit ini.

“Sekarang kami berada pada limit perihal kondisi trek,” ucap Espargaro, yang dikutip dari Motorsport.

“Jika musim depan perbedaannya masih sama dibandingkan musim saat ini (2018 dan 2017), kami tidak bisa balapan. Mustahil (untuk balapan) 100 persen.

Semua pembalap sangat mengharapkan sirkuit ini akan mengalami pebaikan. Pihak yang terkait harus segera mengambil tindakan untuk merenopasi kondisi trek ini. Jika tidak demikian, sirkuit ini akan didiskualifikasi dari tempat kejuaraan MotoGP musim selanjutnya. 

“Saya berharap mereka bisa memperbaikinya (bump/trek bergelombang) atau mengaspal ulang (permukaan trek).”

Valentino Rossi finis kedua di belakang Marc Marquez. The Doctor juga menanggapi akan suasana sirkuit Austin ini. Menurutnya, Pihak penyelenggara diharuskan mengangani serius terhadap trek yang memburuk secara cepatnya. 

“Mungkin ada tiga titik di mana mereka harus memperbaiki trek. Tapi jika mereka melakukannya, mereka harus melakukan dengan cara tepat,” tukas The Doctor.

“Beberapa tahun lalu, sudah ada beberapa bump dan kami juga sudah meminta perbaikan. Mereka melakukan perbaikan, tapi hasilnya tidak bagus."

“Mereka harus melakukan dengan cara serius dan memperbaiki bump yang begitu dalam di sejumlah titik.” 

Dani Perosa mengomentari sirkuit ini sama halnya semeprti Rossi. Menurutnya, semua pekerjaan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya untuk kenyamanan para pembalap. Sampai saat ini belum ada hasil yang baik dari hasil pekerjaan sirkuit ini. Jika terus demikian, akan sulit bagai para pembalap dalam mengendarai kuda besinya.


“Ada beberapa titik di mana (bump) sangat kuat. Pada trek lurus di belakang, sulit mengendalikan motor pada kecepatan 300 km/jam,” terang pembalap Repsol Honda itu.

“Penting untuk melakukan beberapa pekerjaan. Jika trek lebih buruk tahun depan, maka akan sangat sulit untuk mengendarai motor.”



6:34 AM