Rossi: Saya Bersimpati Kepada Lorenzo, Untuk Marquez Saya Harus Hati-Hati

Rossi: saya bersimpati kepada Lorenzo, untuk marquez saya harus hari-hati

Akhir pekan minggu ini, para pecinta balapan akan disuguhi dengan seri ketiga MotoGP yang akan dilangsungkan di Circuit of the Americas (COTA) Austin, Texas. Sirkuit ini memiliki sejarah tersendiri bagi Marc Marquez dimana ia selalu mendominasi sepanjang trek. Namun untuk musim ini, Marquez harus lebik ekstra hati-hati dan berjuang keras untuk mempertahankan gelar juara dunianya.

Dari dua seri perdana yang telah ia lakoni, ia tak pernah naik podium walaupun pernah finis balapan, bahkan di seri kedua ia terjatuh keluar lintasan dan tak bisa melanjutkan balapan. Di seri ketiga ini, Marquez harus tancap gas untuk bisa memenangi balapan agar peluangnya untuk mempertahankan gelar tetap terjaga.

Pembalap senior Movistar Yamaha, Valentino Rossi, berhasil menjauh daru kejaran duo pembalap Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, yang keduanya tumbang di seri kedua GP Argrntina. Begitu juga dengan pembalap Ducati, Jorge Lorenzo, yang pemberitaannya kini telah hilang ditelan bumi. Namun Rossi harus menerpa badai pusaran angin kuat dari rekan setimnya, Maverick Vinales. Walaupun ia selalu naik podium di setiap serinya, tapi jarak poin Rossi dengan Vinales lumayan jauh dimana Vinales menorehkan poin yang sempurna.

Sementara itu, Marquez sangat jauh dari l Vinales di klasemen sementara MoyoGP 2017, dimana ia sempat finis lima besar di GP Qatar, dan nihil mendapatkan poin di GP Argentina. Walaupun demikian, duo Repsol Honda ini jangan di anggap remeh meskipun seri kedua mereka tumbang. Dani Pedrosa bisa saja memberikan kejutan di COTA. Marquez bisa saja salah ambil strategi di Argentina, dan akan tampil cemerlang di COTA. Namun, Valentino Rossi masih mempunyai teori lain tentang Marquez.

“Saya tidak tahu apa yang menyebabkan jatuhnya Marquez di Argentina, tapi menurut saya dia telah memilih strategi yang tepat ..dia mulai dari posisi pole dan Vinales hanya berangkat dari urutan ke-6..Marc berusaha untuk  memimpin dari awal, namun ternyata tidak berjalan baik. “ ujar Rossi.

Sementara Jorge Lorenzo, Rossi sangat bersimpati dengan nasibnya saat ini. Ia belum juga menunjukkan taringnya bahkan penampilannya di dua seri pembuka sangat melempem.

“Saya pikir kita tidak bisa lagi menempatkan Lorenzo dalam perhitungan perebutan gelar dunia, karena Lorenzo masih berusaha beradaptasi dengan Ducati setelah pindah dari Yamaha ke Ducati dan memerlukan banyak usaha dan itulah yang terjadi pada saya saat itu… Ducati adalah sepeda motor yang membutuhkan gaya balap yang sama sekali berbeda, dan itu adalah situasi yang membuat semua pembalap, bahkan sekaliber Lorenzo, menderita. “ tungkan VR46.
Previous
Next Post »