'Pengalaman' yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Rossi di GP Qatar dan Argentina


Direktur pelaksana Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengatakan bahwa kesuksesan Valentino Rossi dalam meraih podium dua seri sekaligus merupakan pengaruh faktor pengalaman. Rossi telah menjajal 20 tahun karirnya tampil di ajang balap motor Grand Prix.

Rossi berhasil finis kedua di seri kedua GP Argentina akhir pekan lalu, setelah seri pertama di Qatar ia finis ketiga. Padahal, dari dua seri tang telah ia jalani, Rossi selalu bermasalah dalam sesi latihan bebas dan kualifikasi. Tak segan-segan Rossi sangat tampil buruk di sesi latihan bebas dan kualifikasi ini.

Jarvis mengatakan bahwa Rossi mampu mengendalikan tekanan pada dirinya sepanjang dua seri yang telah dilakoni. Hal ini ditentukan oleh segudang pengalaman yang dimiliki oleh pembalap Italia tersebut.

"Akhir pekan di Argentina lebih menyulitkan daripada di Qatar untuk Rossi, tapi langkah demi langkah dia mampu mencapainya. Ketika memasuki balapan, Anda harus siap, dan ketika Rossi mulai memaksakan diri dan memaksakan sepeda motor, hasilnya mulai terlihat," ucap Jarvis, yang dukutip dari CNN.

"Itu luar biasa, tapi Rossi tampil luar biasa. Bisa meraih dua podium setelah kesulitan yang dia dapat di dua balapan awal, Rossi sudah melakukan hal luar biasa," sambungnya.

Setelah GP Argentina berlangsung, Rossi telah melahap 350 balapannya sepanjang karirnya di ajang Grand Prix. Ia telaih menorehkan 114 kemenangan, termasuk 223 podium. Rossi telah menorehkan 187 podium di kelas premier (500cc dan MotoGP).

Dari 350 balapan yang telah Rossi, pembalap yang tengah berusia 38 tahun tesebut telah mengoleksi 88 kemenangan du krlas premier (290 balapan), 14 di kelas 250cc (30 balapan), dan 12 kemenangan di kelas 125cc (30 balapan)
Previous
Next Post »