Peluang Marquez Juara Dunia sangat 'Tipis'


Gelaran MotoGP 2017 telah menyelasikan dua seri balapan, di Qatar dan Argentina. Sampai saat ini, tim Movistar Yamaha masih mendominasi dengan duo pembalapnya, Maverick Vinales dan Valentino Rossi. Pembalap sekaliber Marc Marquez, yang berpredikat sebagai sang juara bertahan, tampil kurang mengesankan di dua seri yang telah dilakoni.

Saat ini Marquez bukannya bersaing dengan Vinales dan Rossi, ia malah disibukkan dengan masalah insiden yang telah ia jalani dari dua seri yang telah ia lakoni. Pada MotoGP Qatar, ia masih berkutat dengan masalah motornya sehingga tak mampu bersaing dengan Vinales dan Rossi.

Saat MotoGP Argentina berlangsung, peluang Marquez untuk naik podium gagal total. Setelah ia sempat memimpin balapan dan menjaga jarak dengan rival-rivalnya, ia malah terjatuh de putaran keempat dan tak mampu melanjutkan balapan.

"Saya telah menjalani garis hidup saya. Saya hanya perlu memiliki mentalitas untuk menyelesaikan balapan saat ini dan untuk menjaga jarak poin," ujar Marquez, yang dikutip dari Marca.

Setelah melakoni dua seri balapan, Marquez kian terpuruk di dasar klasemen sementar MitoGP 2017. Saat ini ia tengah berada di posisi ke-16 yang mengoleksi 13 point. Hasil tersebut masih terpaut 23 point dari Valentino Rossi dan 37 point dari Maverick Vinales.

Posisinya saat ini, membuat Marquez kian sulit untuk meraih gelar juara dunia mengalingat tradisi yang terjadi di MotoGP. Sampai saat ini, belum ada pembalap yang berhasil meraih gelar juara dengan kondisi seperti Marquez di awal-awal musim.

Jorge Lorenzo mungkin saja mendekati posisi Marquez saat ini ketika dirinya mendapat gelar juara dunia di musim 2015 silam. Itupun dengan 'bantuan' Marquez sendiri. Di akhir kompetisi, Lorenzo hanya terpaut 5 point dari Rossi sebagai runner-up.

"Kesalahan besar terjadi di setiap musim. Musim berjalan sangat panjang. Pada titik tertentu Anda akan menyelesaikan balapan tanpa poin," jelas Marquez.
Previous
Next Post »