Pedrosa: Ketertarikan Membela Tim Lain Selalu Ada

Pedrosa: Ketertarikan Membela Tim Lain Selalu Ada

Dani Pedrosa sudah dua belas tahun membela Repsol Honda di ajang MotoGP dengan belum sekalipun meraih gelar juara. Namun, banyak sekali kalangan pecinta MotoGP bertanya-tanya kenapa Pedrosa tetap betah di Repsol Honda dan tak ingin hijrah ke tim pabrikan lain.

Pertanyaan ini kini sudah ia tanggapi. Ada hal unik dari tanggapannya ini, dimana ia juga tak tahu kenapa ia terus bertahan di tim pabrikan asal Jepang tersebut. Ia sudah mengendarai motor Honda sejak anak-anak. Bahkan, sejak bergabung di ajang GP125 tahun 2001 silam, Pedrosa sudah menggunakan motor Honda.

Meskipun demikian, Pedrosa nyaris saja hijrah ke Movistar Yamaha musim ini. Peranannya di tim garpu tala hanya sebagai cadangan pengganti Jorge Lorenzo yang hijrah ke Ducati team. Namun, Movistar Yamaha telah menggaet Maverick Vinales dari Suzuki sebagai penggantinya.

"Sudah jelas usai bertahun-tahun, Anda melihat para rival, melihat kelemahan dan kekuatan Anda, dan saya selalu bertanya-tanya mengapa saya selalu membela Honda. Bahkan ketika saya mengendarai motor jenis lain, semuanya tetap Honda, baik motor jalanan, skuter... Honda adalah Honda, begitu sulit dijelaskan," ujarn Pedrosa.

Pedrosa tetap bertahan di Honda dengan alasan tim ini memiliki kerjasama yang baik, selalu intuitif, dan mudah dikendalikan. Alasan inilah yang dirinya mengurungkan niat ke Yamaha. Namun, ia juga memiliki rasa penasaran yang tinggi, sama seperti pembalap lainnya yang ingin mengendarai motor pabrikan lain.

"Ketika berlatih supermotard, saya selalu mengendarai Honda sementara teman-teman saya pakai KTM. Ini membuat Anda selalu penasaran bagaimana rasanya mengendarai motor lain. Saya tak pernah mengendarai Ducati, tapi dari apa yang saya lihat dari para rival, motor mereka sangat berbeda, tak terlalu intuitif, namun mungkin punya kekuatan tersendiri," pungkasnya.

Pedrosa sudah tiga kali duduk di posisi runner up, dan tiga kali di posisi ketiga sejak dirinya bergabung bersama Repsol Honda 2006 silam. Kontraknya bersama tim ini akan berakhir pada akhir tahun 2018 mendatang.
Previous
Next Post »