Kisah Valentino Rossi Harus Terulang lagi di GP Argentina


Kisah Valentino Rossi di Qatar harus kembali terulang di Argentina. Di hari pertama sesi latihan bebas, ia terdampar ke posisi 16 di sesi ini. Hasil ini malah memperburuk prestasinya dari sesi latihan di Qatar.

Waktu terbaik Rossi saat ini terpaut satu detik dari rekan setimnya, Maverck Vinales yang berhasil merajai sesi latihan.

“Kami berharap bisa mendapat pengendalian yang bagus, seperti ketika balapan dengan motor ini. Namun pengendalian yang saya dapat lebih mirip dengan saat sesi latihan di Qatar dan saat uji coba (pramusim),”ucap Rossi.

“Kami punya banyak masalah saat masuk tikungan dengan kencang bersama motor ini dan saya tidak merasa nyaman. Saya ketinggalan sekitar satu detik namun masalahnya adalah kami semua berdekatan dan banyak pembalap berbeda yang sangat kencang,” lanjutnya.

Valentino Rossi harus berjuang mati-matian pada sesi ketiga latihan bebas (FP3) sabtu hari ini. Jikalau kondisi lintasan yang basah, kesempatan untuk mencatatkan waktu tercepat akan musnah. Hal ini diakibatkan ban yang basah, yang bahkan panitia bisa saja membatalkan sesi tersebut.

Andaikata Rossi gagal di sesi FP3, Rossi harus harus menjalai babak kualifikasi pertama (Q1) bersama dengan para pembalap lainnya. Dani Pedrosa (Resol Honda) dan duo Ducati, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso akan menjadi lawannya. Hanya akan ada dua pembalap teratas di Q1 yang berhak mengikuti perebutan pole position bersama sepuluh pembalap lannya yang lolos otomatis ke Q2.

“Jadi kami perlu meningkatkan pengendalian dan setelan motornya, dan saya harap beso pagi FP3 akan digelar dalam kondisi kering. Kami akan berusaha meningkat dan tetap di 10 besar untuk kualifikasi,” pungkas Rossi.


Kondisi cuaca di sekitar Sirkuit Termas de Rio Hondo sukar untuk diprediksi dan mungkin saja hari ini hujan akan turun.
Previous
Next Post »