Kekhawatiran Valentino Rossi Menjelang MotoGP Argentina


Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengkhawatirkan dirinya menghadapi balapan berikutnya di Sirkuit Termas de Rio Honda, Argentina pada Minggu (09/04/2017). The doctor masih belum yakin terhadap motor tunggangannya yang meski sudah teratasi masalahnya. Meskipun ia finis ketiga pada balapan MotoGP Qatar, namun dirinya tetap khawatir tentang hal itu.

Kekhawatiran Valentino Rossi disampaikan oleh sang kepala kru, Silvano Galbusera. Menurutnya, performa Rossi yang begitu gemilang di Qatar belum bisa dijadikan parameter utuk balapan-balapan berikutnya.

“Dia Argentina, Michelin seharusnya membawa ban yang lebih rigid. Jadi saya harap ban bisa bekerja lebih baik. Namun, saya sangat penasaran menunggu apa yang akan terjadi pada balapan berikutnya,” ujar Galbusera yang dikutip dari AS.

“Untuk balapan di Termas de Rio Honda atau Texas, Anda bisa mengecek apakah defisit waktu Rossi sudah benar-benar hilang atau itu hanya fatamorgana karena dia bisa mengambil keuntungan, seperti biasanya, dari kondisi setelah hujan. Kami benar-benar tak tahu apa yang akan terjadi pada pekan depan,” sambung Galbusera.

Galbusera juga mengakui performa apik the Docktor saat tampil di Qatar. Dia tak menyangka pembalap asal italia tersebut bisa finis ketiga padahal mengawali balapan dari posisi ke-10. Saat melihat gap pada sesi latihan bebas, Galbusera sama sekali tak menyangka bahwa Rossi bisa menemani Maveric Vinales di podium.

“Saat melihat selisih waktu (saat latihan bebas), saya berpikir tak mungkin. Setelah catatan waktu dengan Vinales terpaut jauh sejak pramusim, hingga latihan bebas, bagaimana mungkin di bisa naik podium bersama Vinales,” ucap Galbusera.


“Namun, kami tak memulai balapan dari kegelapan, karena kami tahu telah berkembang, tapi tak tahu seberapa banyak. kami tak menyangka ban bisa bertahan hingga akhir balapan. Ban depan di motor Valentino terlalu lunak. Tapi untunglah hasilnya baik.” Pungkas Galbusera komentari performa Rossi.
Previous
Next Post »