Harapan Rossi Raih Kemenangan di AS untuk Mempertipis Jarak dengan Vinales


Mengawali awal motoGP 2017 yang cukup impresif, Valentino Rossi tak mempercai hal itu. Pasalnya, hasil yang diperoleh dari seri pramusim lalu, ia tak kunjung menemukan setingan yang tepat pada motornya.

Namun, dengan dua raihan podium dari dua seri balapan yang telah dilakoni, telah memunculkan secerah harapan bagi diri Rossi musim ini. Untuk saat ini, Rosi telah mengoleksi 36 poin dan duduk di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2017. Ia terput 14 poin dari rekan setimnya di Yamaha, Maverick Vinales, yang telah mengoleksi poin sempurna 50 poin.

“Pramusim lalu sebuah bencana bagi saya,” ujar Rossi yang dikutip dari Speedweeek.

“Saya benar-benar kecewa. Tapi, paling penting adalah di balapan Minggu sore ketika Anda melintasi garis finis,” lanjut Rossi.

Fokus dan pantang menyerah merupakan kunci utama Rossi untuk selalu tampil impresif. Seri pertama MotoGP Qatar menurut Rossi lebuh baik dibandingkan dengan musim lalu, dimana ia harus berkutik dengan motornya. Untuk GP Argentina, ia juga merasa lebih baik.

“Dalam perjalanan karir saya yang panjang, saya telah belajar bahwa Anda harus selalu tetap fokus dan tidak pernah menyerah. Sesuatu yang buruk memang biasa terjadi,” lanjut Rossi.

“Balapan di Qatar memberikan saya perasaan yan bagus dan mood yang lebh baik, karena saya mengerti lebih baik di Qatar dibanding tahun lalu, begitu juga dengan di Argentina.”

Pada seri perdana MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar, Rossi finis di urutan ketiga dibawah Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso (Ducati). Di seri kedua GP Argentina, Rossi finis posisi kedua di bawah Vinales dan unggul dari pembalap LCR Honda, Cal Crutchlaw, yang finis di bawahnya.

Seri ketiga MotoGP 2017 akan berlangsung di Circuit of the America (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat, pada 23 April mendatang. Dalam peluangnya meraih kemenangan di COTA, Rossi tak ingin gegabah dalam mengejar podium. Pasalnya, ia tak terlau punya pengalaman dan musim lalu ia gagal finis di sirkuit tersebut.

“Balapan di Austin akan menyulitkan, tapi ini sirkuit yang saya sangat sukai,”

“Tahun lalu, saya tampil sangat kuat di Austin. Setelah pemanasan, saya satu-satunya pembalap yang mampu menjaga kecepatan atas (Marc) Marquez,”


“Tapi sayangnya, saya membuat kesalahan besar dan terjatuh. Tahun ini, bagaimanapun juga, saya juga ingin kembali meampilkan balapan yang bagus di Austin.” Pungkas The Docktor.
Previous
Next Post »