Lorenzo Menderita Bersma Yamaha Dulu

gambar: eurosport.uk

Mantan pembalap MotoGP, Michele Pirro mengungkapkan kegelisahan Lorenzo ketika mengalami insiden dengan Valention Rossi di Yamaha pada akhir musim 2015 lalu. Hal ini yang membuat Lorenzo hengkang dari Yamaha menuju Ducati.

Pirro mengungkapkan bahwa insiden Lorenzo dengan Rossi merupakan awal dari penderitaan Lorenzo di Yamaha. Ia harus memiliki hubungan tak harmonis dengan The doctor, Valentino Rossi.

Saat itu, Lorenzo diprediksi tidak akan menjadi juara meski memenangan dua sesi terakhir MotoGP 2015. Semetara rivalnya di Yamaha, Valentino Rossi saat itu memuncaki klasemen sementara. Rossi harus finish di luar posisi kedua di dua sesi terakhir  jika Lorenzo ingin menjadi juara.

Namun keajaiban menimpa Lorenzo waktu itu. Pembalap usia 29 tahun itu menyudahi dua sesi terakhirya dengan finish kedua di GP Malaysia dan pertama di GP Valencia. Akhirnya Lorenzo berhasil menjadi juara dunia motoGP 2015 walaupun terdapat kontroversi dengan Rossi.

Rossi mengakhiri dua sesi akhirnya dengan finish di posisi ketiga dan keempat. Ia malahan menuduh Marc Marquez sebagai penghalang dirinya untuk meraih gelar Juara dunianya yang ke-10. Rossi mengungkapkan bahwa kemenangan Lorenzo mendapat bantuan dari Marc Marquez.

“Tahun lalu dengan Yamaha itu tidak mudah baginya karena peristiwa di akhir musim 2015 dan pngaruh dari sosok Valentino,” ungkap Pirro, yang dikutip dari Motosport.

“Jorg menderita soal itu. Di Ducati, ia akan menemukan suasana yang jauh lebih kekeluargaan setiap orang membantu dia untuk memenangkan kejuaraan dunia.” Pungkasnya.


Sumber: Motosport.com
Previous
Next Post »