Lorenzo Makin Lamban Bersama Ducati

gambar: crash.net

Kepindahan Lorenzo ke Ducati belum menuai hasil yang memuaskan. Menurutnya, masih ada sesutu yang belum tepat kepadanya setelah hijrahnya dari Yamaha. Hal ini ia uangkapkan setelah berjuang keras di tes pramusim hari kedua dan finish di posisu kelima belas. Hasil ini tentunya sangat heran dengan Lorenzo yang jauh meleset dari prediksi pecinta MotoGP.

Langkah Lorenzo yang pernah meraih tiga gelar juara dunia bersama Yamaha aman-aman saja di akhir taun 2016 silam. Ia terlihat baik-baik saja menggunakan motor Desmosedici, walaupun pada tes pertama di Sepang tampil kurang memuaskan. Namun ia mengakami perkembangan di hari kedua dan ketiganya.

Tapi Lorenzo kembali gagal merangkak ke posisi sepuluh besar pada tes pramusim kedua yang berlangsung di Australia. Ia hanya mampu finish di posisi ke-11 di hari pertama dan ke-15 di hari kedua. Satu hari lagi ia harus menyelesaikan hari ketiganya. Setelah itu ia harus kembali memulai tes pramusim di Dirkuit Losail, Qatar. Sampai saat ini, Lorenzo masih mencari terobisan sampai bisa menuaikan hasil yang positif bersama Ducati.

“Sesuatu masih ada yang tidak tepat dan kami masih belum menemukannya (masalah itu). Kami perlu menemukan sesuatu yang memungkinkan saya untuk masuk sudut tikungan lebih cepat, untuk membuka tarikan gas, dan umumnya lebih cepat dalam kecepatan saat menikung,” beber Lorenzo pasca tes hari kedua yang dilansir dari Motorsport.

“Kami masih belum menemukan motor itu, Ducati yang paling punya kecepatan saat menikung. Tetapi untuk saat ini, (Alvaro) Bautista (yang memacu GP16) di kebanyakan tikungan lebih cepat ketimbang saya, dan kami harus memahami apa yang sedang terjadi,” lanjut Lorenzo yang menyinggung Bautista (Tim Pull&Bear Aspar) yang finis keempat tercepat pada hari kedua, hanya tertinggal 0,564 dari Maverick Vinales di urutan teratas.

Berasal dari tim yang sama, Bautista berhasil berada di posisu keempat yang unggul 0.072 detik dari Dovizioso yang berada di posisi kelima. Ia juga unggul 0.786 detik dari Lorenzo sebagai rekan setimnya. Lorenzo dan Bautista berada dalam sati tim pabrikan yang sama serta memacu pada GP17 dengan segala suku cadang dan sistem aerodinamika yang terbaru. Situasi ini sangat dirasakan oleh Lorenzo dimana ia masih berada di bawah kendalinya.

“Jika kami memiliki potensi untuk melaju lebih cepat di sini, kami akan melaju lebih cepat. Kami mencoba itu, tapi pada saat ini kami sangat jauh dari Vinales, khususnya untuk satu putaran (power lap). Dan dalam hal konsistensi kecepatan lomba, kami juga kalah cukup jauh,” tutur Lorenzo.

“Hal yang positif adalah bahwa setiap hari, kami selalu melaju lebih cepat. Dan mari kita lihat besok (hari ini, Jumat 17 Februari 2017), apakah kami mampu memacu motor lebih banyak di 1 menit 30 detik hingga sanggup menembus 1 menit 29 detik,” kata pembalap 29 tahun itu berharap.

“Ada sesuatu yang kami tidak mengerti dan kami tidak tahu apa itu. Bautista telah beradaptasi dengan sangat baik dari Aprilia dan dia jauh lebih cepat daripada saya di beberapa tikungan. Ada sesuatu yang tidak bekerja dengan baik, jadi kami akan mencoba untuk menyelidiki segala sesuatu dan menemukan solusinya.” pungkas Lorenzo.
Sumber: Motosport.com
Previous
Next Post »