Hamilton Anggap Rosberg sebagai Rival Sampai Mereka Pensiun !


Lewis Hamilton mengatakan bahwa dirinya dengan Rosberg yang berada dalam tim yang sama tidak menganggap bahwa mereka berteman. Dia mengatakan bahwa saat ini mereka hanya sebagai rival. Ketika mereka berdua pensiun, mereka berdua baru bisa mengatakan bahwa mereka berteman.

Hubungan antara Hamilton dan Rosberg sudah begitu dekat dan panjang di dunia balap sejak melaju di arena karting ketika mereka bocah. Akan tetapi saat ini mereka sangat bersaing ketat di Formula 1 seiring dengan dominasi Mercedes.

Hamilton saat ini sudah menyabit dua titel juara dua tahun terakhir secara berturut-turut yang membuatnya unggul sementara dari Rosberg. Selama mereka berdua di F1, hubungan antara mereka bakal lebih dari sekedar rival.

"Kami teman saat masih kecil, dan cuma itu saja. Bukannya kami jadi teman dekat belakangan ini, karena memang tidak begitu. Media umumnya berusaha mendramatisir relasi kami seperti jadi persahabatan, lebih dari kenyataannya," kata Hamilton kepada Autosport.

"Tetapi Nico punya punya kelompok teman-temannya, aku pun punya kelompok teman-teman sendiri. Kami tidak santap malam bersama, kami tidak mau party sama-sama, kami tidak ingin nonton bareng, kami tidak mau nongkrong bersama."

"Kami adalah pesaing sengit, dan pada akhirnya ia ingin mengalahkanku dan aku pun hendak mengalahkan dirinya. Aku yakin nanti saat pensiun kami akan duduk bersama dan menertawakan yang sudah terjadi, dan seluruh persaingan kami."

"Kami akan bersantai, anak-anak kami main bersama dan seluruh hal semacam itu, tapi saat ini kami belum sampai ke sana sehingga belum perlu seperti itu," tuturnya.

Hamilton menyebutkan bahwa Rosberg harus tetap bekerja sama demi kepentingan Mercedes untuk meraih titel konstruktor. Akan tetapi hanya itulah yang membuat kedua pembalap itu yang menjadi kepentingan bersamanya.

Seperti mayoritas olahraga, ada persaingan amat sengit. Lihat saja Serena Williams. Saat memburu gelar, aku yakin siapa saja yang ia hadapi takkan ia anggap sebagai sobat," ucapnya.

"Tapi di F1 ada rekan setim, dengan prioritas menjuarai klasemen konstruktor dan bekerja bersama-sama. Saat Nico memenangi balapan aku harus mendukungnya, dan begitu pula sebaliknya, dan apa yang kami lakukan bersama, dalam konteks memacu mobil dan tim, semoga menginspirasi mereka, memotivasi. Itu tujuan kami."

"Tentu saja kami sudah membalap sama-sama untuk waktu lama, sejak kami 13 tahun. Saat itu kami punya momen-momen bagus dan kami pun punya momen bagus sekarang. Tapi untuk sisa karier F1, kami akan jadi pesaing sengit," papar Hamilton.
Previous
Next Post »